Beli Lebih Banyak Harga Lebih Murah Disini !!!

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Dan Penyebabnya

Pembengkakan kelenjar getah bening dan penyebabnya, kelenjar getah bening memiliki fungsi mengenali dan melawan kuman, infeksi dan zat-zat asing lainnya. Kelenjar getah bening sangat berperan penting dalam sistem limfatik atau bagian penting dari sistem kekebalan tubuh dan bertugas dalam membentuk pertahan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Dan Penyebabnya
Sistem limfatik sendiri didukung dalam bentuk cairan putih sama halnya dengan cairan susu yang mengandung protein, lemak dan limfosit serta semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Nah, bagaimana jadinya jika seoseorang mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, dan simak ulasan berikut ini mengenai adanya pembengkakan dan penyebabnya.

Pembengkakan kelenjar getah bening adalah tanda bahwa ada sesuatu yang salah di tempat atau tubuh anda. Ketika gejala getah bening anda membengkak pada awalnya, anda mungkin dapat melihat dan merasakan, ciri-ciri penyakit kelenjar getah bening pada awal pembengkakan, seperti bulatan lembut akan tetapi menyakitkan, benjolan kelenjar getah bening yang mungkin seukuran kacang polong atau kacang tanah, atau bahkan lebih besar, tergantung pada penyebab kelenjar getah bening anda bengkak dan gejala penyakit tersebut, adapun tanda-tanda dan gejala lain yang mungkin dialami seperti :

  • Tungkai bengkak, mungkin menunjukan penyumbatan sistem getah bening yang disebabkan oleh pembengkakan di kelenjar getah bening terlalu jauh di bawah kulit Anda.
  • Pembengkakan  kelenja getah bening umumnya dapat terjadi di seluruh tubuh anda yang dapat menunjukan infeksi, sepertu gejala HIV atau monolukleosis, atau gangguan kekebalan tubuh, seperti lupus atau rheumatoid arhritis
  • Demam
  • Mengeras dan pembengkakan berkembang cepat, menunjukan kemungkinan tumbuhnya tumor kelenjar getah bening
  • Berkeringat di malam hari
  • Pilek, sakit tenggorokan, demam dan indikasi lain dari infeksi saluran pernafasan

Beberapa pembesaran kelenjar getah bening dapat kembali normal ketika kondisi yang mendasarinya, seperti infeksi kecil. Namun, segera lakukan pencegahan jika terdapat ciri-ciri seperti diatas atau pembengkakan kelenjar getah bening anda sebagai berikut :

  • Terus membesar atau telah muncul selama dua sampai empat minggu
  • Terus muncul tanpa sebab yang jelas
  • Disertai demam terus menerus, berkeringat di malam hari atau penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya
  • Disertai sakit tenggorokan atau kesulitan menelan dan bernafas

Penyebab penyakit kelenjar getah bening pada umumnya adalah infeksi, terutama infeksi virus, seperti flu biasa. Namun, ada jenis lain dari infeksi kelenjar getah bening, termasuk kemungkinan penyebab adalah parasit dan bakteri, dan lain-lain. Ini termasuk:

Gangguan sistem kekebalan

Lupus - infeksi penyakit kronis yang dapat menargetkan sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung dan paru-paru
Rheumatoid arthritis - infeksi penyakit kronis yang menargetkan jaringan yang melapisi sendi (sinovium)

Kanker

  • Limfoma - kanker yang berasal dalam sistem limfatik Anda
  • Leukemia - kanker jaringan pembentuk darah tubuh Anda, termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik
  • Kanker lain yang telah menyebar (metastasis) menjadi kanker kelenjar getah bening

Infeksi umum

  • Radang tenggorokan
  • Campak
  • Infeksi telinga
  • Gigi yang terinfeksi (abses)
  • Mononukleosis
  • Infeksi kulit atau luka, seperti selulitis atau erisipelas
  • Human immunodeficiency virus (HIV) - virus yang menyebabkan penyakit AIDS

Infeksi yang jarang

  • Tuberkulosis
  • Infeksi menular seksual tertentu, seperti sifilis
  • Toksoplasmosis - infeksi parasit yang dihasilkan dari kontak dengan kotoran kucing yang terinfeksi atau makan daging kurang matang

Sangat dianjurkan untuk segera melakukan pencegahan dan pengobatan jika memang terjadi salah satu gejala pada tubuh anda sepeti yang telah disampaikan seperti diatas, karena penyebab dari pembengkakan kelenjar getah bening sering diabaikan oleh si penderita.