Beli Lebih Banyak Harga Lebih Murah Disini !!!

Jenis Dan Stadium Kanker Kelenjar Getah Bening

Jenis Kanker Kelejar Getah Bening
Jenis Dan Stadium Kanker Kelenjar Getah Bening
Secara patologi, kanker kelenjar getah bening dibedakan menjadi 2 macam yaitu Hodgkin dan Nonhodgkin, keduanya sangat berbahaya bagi manusia.

1. Hodgkin

Jenis ini memiliki kelainan dalam fungsi sistem kekebalan tubuh (sel T) meskipun produksi antibodi normal. Dan biasanya jenis ini ditandai dengan beberapa keluhan yaitu:
  • Pembengkakan menyeluruh kelenjar getah bening di sekujur tubuh diantaranya leher, ketiak, dan lipat paha namun tanpa diikuti rasa sakit (tidak terasa nyeri).
  • Demam, berkeringat dingin pada malam hari, berkurangnya nafsu makan dan berat badan turun. Jika demam dan sudah diberi obat, tapi sudah seminggu tidak turun, maka harus waspada. Begitu juga dengan keringat di malam hari.
  • Gangguan pernafasan. Pada beberapa orang, terkadang menyerang dada yang menyebabkan sesak nafas. Pada jenis ini juga dapat berkembang sel-sel abnormal pada kelenjar getah bening dan sekitarnya, sehingga mulai menyerang struktur lain termasuk paru-paru, hati dan organ-organ abdominal.
2. Nonhodgkin

Jenis kedua merupakan kanker ganas yang berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya. Berikut gejala kanker kelenjar getah bening jenis nonhodgkin:
  • Pembesaran kelenjar getah bening baik di daerah leher, ketiak maupun selangkangan.
  • Pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid, limfonodus di leher dan sekitarnya menjadi kemerahan.
  • Limfoma yang berkembang menunjukkan gejala demam, berkeringat pada malam hari, lelah dan berat badan menurun. 
Stadium Kanker Kelenjar Getah Bening

Untuk mengetahui stadium keganasan kanker tersebut, dapat dilihat dari klasifikasi berikut ini.
  • Stadium 1.
    Jika serangan kanker hanya ada di satu sisi region saja, misalnya di sisi kiri leher.
  • Stadium 2.
    Jika serangan kanker berada di dua region, misalnya sisi kiri dan kanan leher atau sisi kiri dan ketiak.
  • Stadium 3.
    Jika kanker melewati diafragma. Meskipun hanya dua titik, jika keduanya melewati diafragma, maka tergolong stadium 3. Misalnya kanker berada di leher dan selangkangan.
  • Stadium 4.
    Jika kanker telah melakukan penyebaran hingga ke area di luar kelenjar getah bening. Misalnya sel kanker telah menyebar ke tulang, paru-paru, otak, sel darah dan sebagainya.