Beli Lebih Banyak Harga Lebih Murah Disini !!!

Klasifikasi dan Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Tautan kali ini kami akan menerangkan kepada anda mengenai apakah anda dapat mengetahui apa saja klasifikasi kanker kelenjar getah bening dan apa saja gejala-gejala kanker getah bening.
Yang dimaksud kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah kanker ganas yang berkaitan dengan sistem limfatik. Sistem limpatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh dan bertugas dalam memberntuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Cairan limfatik sendiri adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik.

Gejala umum yang dirasakan penderita penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak, atau pangkal paha. Berikut keterangan jelasnya.

1. Hodgkin's - Ialah jenis limfoma yang ditandai dengan pembesaran kelenjar getah bening dan limpa tanpa disertai rasa sakit. Kanker ini sangat progresip pada beberapa jaringan limfoid dan pertumbuhan abnormal sel terjadi secara cepat. Faktor resiko terkena kanker getah bening jenis Hodgkin's:
  • Pria atau wanita usia 15-38 tahun dan usia di atas 50 tahun.
  • Mempunyai kelainan dalam fungsi sistem kekebalan seluler tubuh (sel-T) meskipun produksi antibodi normal.
Gejala terkena kanker kelenjar getah bening jenis Hodgkin's:
  • Pembengkakan menyeluruh kelenjar getah bening di sekujur tubuh: Leher, ketiak, dan lipat paha (tidak terasa nyeri).
  • Demam, berkeringat pada malam hari, kurang nafsu makan, dan berat badan turun.
  • Pada beberapa orang, kadang-kadang menyerang dada yang menyebabkan gangguan pernafasan.
Semakin berkembang, sel-sel abnormal akan menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya dan mulai menyerang struktur lain termasuk paru paru, hati, dan organ organ abnormal.

2. Non-Hodgkin - Merupakan kanker ganas yang berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya. Gejala kanker getah bening jenis ini:
  • Pembesaran kelenjar getah bening.
  • Pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid, limfonodus di leher dan sekitarnya menjadi kemerahan.
  • Limfoma yang berkembang menunjukkan gejala demam, berkeringat pada malam hari, lelah, dan berat badan menurun.
Limfoma jenis ini lebih sering terjadi pada pria terutama pada usia di atas 50 tahun. Semakin tua usia seseorang semakin tinggi resiko terkena limfoma.

Sampai saat ini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Yakni penyebab kanker getah bening multifaktor.

Baca update sebelumnya mengenai Ketahui Endometriosis Si Kanker Jinak semoga bermanfaat bagi anda khususnya bagi kita semua. Salam sehat.